Banner
e-mpaLPSE Kementrian Agama
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website ini bagi anda?
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Agenda
26 December 2014
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

KEMENAG CILACAP GELAR UPACARA SAMBUT 68 TAHUN INDONESIA MERDEKA

Tanggal : 08/19/2013, 10:41:46, dibaca 341 kali.

 


Sambut Peringatan 68 tahun Indonesia Merdeka, Kemenag Cilacap gelar Upacara di Halaman Kantor dengan peserta seluruh pegawai di eks Kotip Cilacap.


Petugas upacara merupakan para pegawai Kantor Kemenag yang telah berlatih sebelumnya. Mereka menyiapkan dengan sebaik mungkin sehingga pelaksanaan upacara berlangsung dengan penuh hikmat. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Kantor Drs. H. Mughni Labib, MSI. Dalam amanatnya pak Labib menyampaikan amat Gubernur Jawa Tengah yang isinya menyebutkan bahwa kemerdekaan ini bukanlah hadiah yang jatuh dari langit atau wehwehan dari negara lain, melainkan buah perjuangan keras para pejuang pendahulu kita dengan linangan airmata, genangan darah, serta pengorbanan jiwa raga dan harta benda yang tulus ikhlas dari para pejuang kita. Sebutan sebagai PAHLAWAN, ADALAH MEREKA YANG RELA BERKORBAN UNTUK NEGARA DAN BANGSANYA TANPA PAMRIH DAN BALAS JASA. Itulah yang menyemangati dan menjadi tekad bulat para pendahulu kita dalam mewujudkan Kemerdekaan Indonesia.


Maka,sudah menjadi kewajiban kita sebagai generasi penerus, untuk selalu setia menjaga dan mengisi kemerdekaan, dengan karya nyata dan kerja keras, kerja cerdas mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, berdaya saing tinggi dan sejahtera, serta menjadi Negara dan Bangsa yang terhormat di mata dunia. Dan kini, sudah semakin kita rasakan dan kita nikmati. Oleh karena itu, dalam setiap kita memperingati Kemerdekaan  Indonesia,  maka  semangat kebersamaan, toleransi, kesetiakawanan, jiwa gotong royong yang harus selalu kita jaga, dengan senantiasa memantapkan sinergitas karya dan usaha untuk terus maju. Kita sebagai warga Jawa Tengah, menjadi bagian integral Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka, menjadi kewajiban kita pula untuk turut menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap berdiri tegak dan semakin sejahtera.


 


Luasnya laut bukan sebagai pemisah, tetapi laut menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang tersebar di belasan ribu pulau dari Sabang sampai Merauke. Suku, budaya, cara pandang bisa berbeda, tetapi itu bukan menjadi pembeda, melainkan justru sebagai potensi sumber daya dan kekuatan yang bisa disinergikan untuk membangun Negara Indonesia yang semakin maju, mandiri dan berdaya saing tinggi serta sejahtera. Untuk  itu,  mari  semangat  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, kita jadikan tonggak sejarah dan semangat kita untuk terus bersatu padu, memantapkan kedaulatan Negara Indonesia, menjadi Negara yang bermartabat dengan berkepribadian Pancasila. Dan Jawa Tengah kita kokohkuatkan sebagai Bentengnya Pancasila dan Basis Pembangunan Nusantara, harus terus bangkit dan cancut tali wanda menjadi kekuatan utama kemajuan Indonesia.(bravo)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas