Banner
e-mpaLPSE Kementrian Agama
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website ini bagi anda?
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Agenda
14 July 2014
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9

HARAPAN BARU PEMBELAJARAN PKn MTs

Tanggal : 05/22/2013, 09:03:49, dibaca 236 kali.

 

Rembug para guru PKn Madrasah Tsanawiyah kab. Cilacap kali ini berbeda dari biasanya. Ini karena mereka tidak sedang mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) akan tetapi musyawarah bersama anggota Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) pendidikan provinsi Jawa Tengah.

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Kemenag kab. Cilacap, Selasa 21 Mei 2013 tersebut dibuka oleh Kasi Pendidikan Madrasah yakni bapak Makmur Khoerudin, SH., M.Pd.I. Dalam sambutannya Kasi menegaskan kepada para peserta supaya bisa transparan mengemukakan segala permasalahan yang dihadapi sehingga bisa dijadikan bahan acuan untuk pengembangan pembelajaran PKn pada kurikulum yang terbaru.

PKn sebagai salah satu pelajaran yang berhubungan dengan mental karakter siswa sangat perlu ditingkatkan kualitasnya dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari. Oleh karena itu maka pada kurikulum 2013 mata pelajaran tersebut ditambah, dari yang semula dua jam tatap muka setiap minggunya menjadi tiga jam tatap muka. Itulah mengapa diskusi pengembangan perangkat pembelajaran ini perlu ditingkatkan guna mengatasi angka kenakalan remaja yang ahir-ahir ini semakin memprihatinkan.

Para peserta yang berasal dari lima madrasah swasta dan lima madrasah negeri makin antusias ketika diskusi membahas unsur  Religi dimasukan pada bahan ajar kelas VIII. Nilai-nilai keagamaan diharapkan akan bisa menyempurnakan PKn sebagai salah satu pembentuk sifat yang akan mencerminkan watak para siswa supaya lebih baik sebagai corak pembeda yang positif pada pendidikan madrasah.

Fokus diskusi yang ditekankan pada Pembelajaran Kooperatif Berbasis Religi ini mengcover mulai  Perencanaan, Pelaksanaan hingga Penilaian dengan Standar Kompetensi Nilai-nilai Pancasila, Konstitusi yang berlaku  di Indonesia, Ketaatan terhadap Perundang-undangan Nasional, demokrasi dalam berbagai aspek, Kedaulatan Rakyat dan Sistem pemerintahan di Indonesia. Adapun unsur religi yang dimasukan adalah Al-Qur’an, Hadits, dan Sejarah Islam untuk diintegrasikan dengan kelima Standar Kompetensi tersebut sehingga diharapkan akan muncul menjadi formula baru sebagai senjata ampuh pendongkrak kualitas kepribadian siswa.

boedy



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : Muslikhin, S.Pd -  [muslikhin_81@yahoo.com]  Tanggal : 27/06/2013
Sangat setuju dan antusias demi anak didik kita husunya di mts


   Kembali ke Atas